Rabu, 10 November 2021

Mari Mengenal Analisis Varians Kruskall-Wallis : Non-parametrik ANOVA satu jalur



Uji statistik nonparametrik merupakan suatu uji statistik yang tidak memerlukan adanya asumsi- asumsi mengenai sebaran data populasi. Statistik nonparametrik tidak mensyaratkan bentuk sebaran parameter populasi berdistribusi normal. Statistik nonparametrik dapat digunakan untuk menganalisis data yang berskala nominal atau ordinal karena pada umumnya data berjenis nominal dan ordinal tidak menyebar normal.

Uji Kruskal-Wallis adalah salah satu uji statistik non parametrik yang dapat digunakan untuk menguji apakah ada perbedaan yang signifikan antara kelompok variabel independen dengan variabel dependennya. Analisis varians satu arah Kruskal-Wallis merupakan tes nonparametrik yang dianalogikan dengan analisis varians satu arah standar. Analisis varian satu arah Kruskal-Wallis adalah generalisasi langsung dari uji Mann-Whitney untuk kasus di mana kita memiliki tiga atau lebih kelompok independen (Howell, 2011).


Jenis T-Test Manakah yang Harus kita Pilih?

Sebelum kita memulai penelitian pastinya kita harus merancang analisis apakah yang akan kita gunakan. T-test atau uji t merupakan salah satu tekni analisis uji statistik yang digunakan dalam penelitian pendidikan.Tapi tahukah kamu, apa saja jenis uji-t yang perlu diketahui? dan manakah yang cocok untuk penelitianmu nanti?

Mari kita ulas bersama :)

Apa itu T-test ?

T-test atau uji tes adalah uji tes komparatif yang membandingkan mean (rata-rata) dari sekelompok atau dua kelompok data. Tujuan dari uji komparatif ini adalah untuk menguji hipotesis dan  mengetahui perbedaan rata-rata antara kelompok yang diuji tersebut benar berbeda atau hanya kebetulan. 

Jenis-jenis Uji t

Jenis-jenis uji t beserta penjelasan perbedaan dan prasyaratnya dapat dilihat dalam gambar berikut!



Jadi, setelah membandingkan masing-masing jenis uji-t yang ada sudahkah kalian tahu, uji-t mana yang cocok untuk penelitian kalian.

Semoga bermanfaat!

Rabu, 03 November 2021

Statistik Deskriptif VS Statistik Inferensial

 Pada postingan sebelumnya kita sudah belajar tentang apa itu statistik.

Yuk kita bahas lagi!

Sederhananya, statistik adalah suatu metode ilmiah yang pada dasarnya digunakan untuk membantu peneliti dalam mempelajari data, mengolah data, menganalisis dan menginterpretasi data sehingga peneliti dapat dengan mudah dalam membandingkan dan memberikan kesimpulan dalam data yang diperolehnya.

Statistik yang digunakan dalam penelitian dibagi menjadi dua, yaitu statistik deskriptif dan statistik inferensial.

 

Statistik Deskriptif

Statistik deskriptif adalah statistik yang hanya memberikan gambaran informasi tentang karakteristik data yang diperoleh. Statistik deskriptif hanya memebarikan informasi mengenai data yang ada tanpa menarik interferensi atau kesimpulan. Penyajian data yang diolah dalam statistik deskriptif adalah berupa tabel, diagram, dan histogram distribusi frekuensi, rerata (mean), median, modus, ukuran penyebaran data, standar deviasi, kemiringan, serta kurtosis (kemiringan).


Kegunaan Statistik Deskriptif

Dalam implementasinya statistik deskriptif memiliki kegunaan menurut Subana, dkk (14:2000) yaitu: 
  1. Membantu peneliti dalam menggunakan sampel sehingga dapat bekerja efisien dengan hasil yang sesuai dengan objek yang diteliti.
  2. Membantu peneliti membaca data yang terkumpul
  3. Membantu peneliti melihat ada tidaknya perbedaan antara kelompok lainnya atas objek yang diteliti.
  4. Membantu peneliti melihat ada tidaknya hubungan antar variabel yang diteliti.
  5. Membantu peneliti memprediksi waktu yang akan datang.
  6. Membantu peneliti melakukan interpretasi data yang terkumpul. 

Ruang Lingkup Statistik Deskriptif

  • Mode : data yang paling sering muncul/terjadi daripada data yang lain.
  • Mean : nilai tengah pada suatu kelompok data yang diperoleh dari penjumlahan keseluruhan data pada suatu kelompok dibagi dengan banyaknya data.
  • Median : suatu nilai yang terletak di tengah kelompok data yang telah diurutkan dari nilai terkecil sampai terbesar atau sebaliknya.
  • Skor Minimum dan Maksimum : skor minimum merupakan skor terkecil atau terendah dalam suatu gugus data. Skor Maksimum merupakan skor terbesar atau tertinggi dalam suatu gugus data
  • Varian : pengukuran untuk sebaran antar angka dalam suatu kelompok data.
  • Standar Deviasi : ukuran jumlah dari variasi atau dispersi dari data tersebut.
  • Skewness : ukuran ketidaksimetrisna dari sebuah data (distribusi nilai).

Statistik Inferensial

Statistik inferensial merupakan metode yang digunakan untuk menarik kesimpulan dari data. Statistik inferensial ini dibagi menjadi dua, yaitu statistik parametrik dan statistik non parametrik. Sekilas tentang statistik parametrik dan nonparamaterik ini, statistik parametrik cirinya adalah selalu memiliki syarat-syarat tertentu sebagai parameter pengolahan data sampel. Sedangkan statistik non parametrik tidak menerapkan syarat-syarat tertentu dalam parameternya untuk mengolah suatu data sampel dalam populasi.


Kegunaan Statistik Inferensial

Statistika Inferensial atau induktif adalah statistik bertujuan menaksir secara umum suatu populasi dengan menggunakan hasil sampel, termasuk didalamnya teori penaksiran dan pengujian teori. Statistika Inferensial digunakan untuk melakukan:
  1. Generalisasi dari sampel ke populasi.
  2. Uji hipotesis yang mana proses pengambilan kesimpulan dimana peneliti mengevaluasi hasil penelitian terhadap apa yang ingin dicapai sebelumnya

Ruang Lingkup Statistik Inferensial

  • Probabilitas :  kemungkinan terjadinya suatu peristiwa diantara kejadian seluruhnya yang mungkin terjadi.
  • Sampling dan sampling distribusi : sampling adalah bagian dari metodologi statistika yang berhubungan dengan pengambilan sebagian dari populasi. Distribusi Sampling adalah distribusi nilai statistik sampel – sampel. 
  • Pendugaan populasi : populasi adalah himpunan dari unsur – unsur yang sejenis. Unsur – unsur sejenis tersebut bisa berupa manusi, hewan, tumbuh – tumbuhan, benda – benda, zat cair, peristiwa dan sejenisnya. Besarnya populasi bisa terbatas dan bisa tidak terbatas.
  • Uji Hipotesis : metode pengambilan keputusan yang didasarkan dari analisa data, baik dari percobaan yang terkontrol, maupun dari observasi (tidak terkontrol).
  • Analisis korelasi : suatu teknik statistik yang digunakan untuk mengukur keeratan hubungan atau korelasi antara dua variabel.
  • Analisis regresi : metode untuk menentukan hubungan sebab-akibat antara satu variabel dengan variabel – variabel yang lain. Variabel "penyebab" disebut dengan bermacam-macam istilah: variabel penjelas, variabel eksplanatorik, variabel independen, atau secara bebas, variabel X (karena seringkali digambarkan dalam grafik sebagai absis, atau sumbu X).
  • Analisis varians : prosedur statistika untuk mengkaji (mendeterminasi) apakah rata-rata hitung (mean) dari 3 (tiga) populasi atau lebih, sama atau tidak.
  • Analisis kovarians : uji statistik multivarian yang merupakan perpaduan antara analisis regresi dengan analisis varian (anava).

Semoga bermanfaat !!

DAFTAR RUJUKAN

  1. Arisena, G. M. K. (2018). Buku Ajar Pengantar Statistika.
  2. Chalil, D., & Barus, R. (2014). Analisis Data Kualitatif Teori dan Aplikasi dalam Analisis SWOT, Model Logit, dan Structural Equation Modeling (Dilengkapi dengan Manual SPSS dan Amos). USU Press.
  3. Louis Cohen, L. M. & K. M. (2007). Research Methods in Education (6th Ed., Vol. 63, Issue 1). 
  4. Routledge. M. Jainuri, M. P. (2013). Pengantar Statistik Inferensial. Muhson, A. (2006). Teknik Analisis Kuantitatif. Makalah Teknik Analisis II, 1–7. http://staffnew.uny.ac.id/upload/132232818/pendidikan/Analisis+Kuantitatif.pdf
  5. Oswari, D. T. (2007). Analisis Data Inferensial. Universitas Gunadarma.
  6. Perdana, H., & Rosadi, D. (2015). Statistika Inferensi Menggunakan Rplugin . Spss. Universitas Tanjungpura Pontianak, 372–377. 
  7. Sarwono, J. (2006). Metode Penelitian Kuantitatif & Kualitatif. Penerbit Graha Ilmu. Schreiber, J., & 
  8. Asner-Self, K. (2017). Educational Research. In BMC Public Health (Vol. 5, Issue 1). https://ejournal.poltektegal.ac.id/index.php/siklus/article/view/298%0Ahttp://repositorio.unan.edu.ni/2986/1/5624.pdf%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.jana.2015.10.005%0Ahttp://www.biomedcentral.com/1471- 2458/12/58%0Ahttp://ovidsp.ovid.com/ovidweb.cgi?T=JS&PAGE=refe
  9. Wahyudi, D., & Djamaris, A. R. A. (2018). Metode Statistik Untuk Ilmu dan Teknologi Pangan. http://repository.bakrie.ac.id/1255/1/Ilmu Statistik ITP.pdf

Selasa, 02 November 2021

Jenis-Jenis Uji Hipotesis Komparatif Non Parametrik

Uji Hipotesis komparatif merupakan dugaan terhadap perbandingan nilai dua sampel atau lebih. Jika data berupa nominal atau ordinal bukan interval atau rasio maka disebut uji komperatif Non Parametris.

Untuk memahami jenis-jenis uji komparatif dapat melihat poster berikut.



Rabu, 20 Oktober 2021

Ayo Belajar Reliabilitas

 Mari kita belajar metode penelitian pendidikan dengan cara yang lebi mudah dan menyenengkan, yaitu menggunakan poster. Pada kali ni saya akan menunjukkan poster catatan kecil saya tentang reliabilitas.


Semoga bermanfaat !!


Selasa, 19 Oktober 2021

Sekilas tentang Regresi Berganda

Buat teman-teman yang baru belajar analisis statistika penelitian pendidikan, alangkah baiknya belajar sesuatu dari hal-hal yang sederhana. Salah satunya mellaui infografis tentang regresi berganda berikut.


Semoga bermanfaat !!



Tutorial Seru SPSS Uji Kruskal Wallis

  Jangan lupa untuk share, komesn, dan subscribe yaa.. terimakasih 😁😁